Menu

PJB Anak Usaha PT PLN (Persero)


JAKARTA – PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB), anak usaha PT PLN (Persero) mengatakan suplai listrik di beberapa wilayah yang tengah jalani kebijaksanaan Limitasi Sosial Bertaraf Besar (PSBB) masih aman.

Direktur Penting (Dirut) PJB Iwan Agung Firstantara menjelaskan faksinya akan berusaha jaga kontinuitas suplai listrik terutamanya dalam waktu epidemi Covid-19 seperti sekarang.

Faksinya sudah memberikan instruksi semua barisan di tempat unit pembangkit supaya masih mempertahankan semangat untuk jaga supply tenaga listrik di semua daerah.

“Kami ketahui benar pemberlakukan PSBB ini akan membuat sejumlah besar konsentrasi pekerjaan warga ialah di dalam rumah. Untuk bentuk service, kami akan memiliki komitmen dalam penyediaan energi, ” katanya dalam info tercatat, Kamis (23/4/2020).

Faksinya juga menghargai pada beberapa operator serta teknisi pembangkit yang masih masuk kerja walau PSBB sudah berlalu efisien di sejumlah daerah. Menurut dia, hal itu dilaksanakan agar terus jamin service warga dalam soal penyediaan energi listrik.

“Saya memberi penghargaan yang setingginya pada beberapa pejuang kelistrikan di baris depan, yaitu beberapa operator serta teknisi pembangkit yang dengan ikhlas tulus masuk kerja, ” katanya.

Sebatas info, beberapa wilayah yang sudah mengaplikasikan PSBB diantaranya DKI Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, dan Tanggerang. Disamping itu, PSBB berlaku untuk Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, serta Kabupaten Sumedang. Serta, di DKI Jakarta posisi PSBB sah diperpanjang sampai 22 Mei 2020.

Sekarang, Dirut PJB mengurus 35 Unit Pembangkit yang menyebar di Semua daerah Indonesia, dari mulai ujung barat PLTG Arun serta di ujung timur PLTU Tidore, dengan kemampuan dipasang 20.939 megawatt (MW).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *